Spesialist dalam pemetaan menggunakan teknologi drone dengan pengalaman lebih dari 5 tahun dalam berbagai proyek mulai dari AMDAL, pertanian, Kebencanaan, hingga monitoring lingkungan.
Eksplorasi berbagai proyek pemetaan drone yang telah saya kerjakan dengan teknologi terdepan dan hasil yang presisi tinggi.
Monitoring lingkungan menggunakan drone untuk pemenuhan dokumen AMDAL pada beberapa industri.
Pemetaan perubahan garis pantai akibat abrasi di sepanjang pantai Kabupaten Bantul
Pemetaan drone untuk analisis morfosedimentasi wilayah pesisir.
Survey drone untuk monitoring kondisi lahan dan tanaman perkebunan tebu.
Melakukan akuisisi data foto udara menggunakan drone untuk mendukung penyusunan dokumen AMDAL Rumah Sakit Nur Hidayah. Data udara diproses menjadi orthophoto bergeoreferensi yang digunakan sebagai peta dasar untuk identifikasi penggunaan lahan, delineasi area terdampak, serta analisis kondisi lingkungan sekitar.
Melaksanakan akuisisi data udara menggunakan drone di kawasan industri tekstil PT Bengawantex. Data foto udara diolah menjadi orthophoto bergeoreferensi untuk mendukung penyusunan dokumen AMDAL serta analisis lingkungan sekitar area industri.
Mengambil data foto udara menggunakan drone di kawasan pesisir Karma Kandara Resort, Bali. Hasil pemotretan diolah menjadi orthophoto bergeoreferensi yang mendukung analisis lingkungan dalam dokumen AMDAL, khususnya terkait pengelolaan lahan pesisir.
Melakukan akuisisi data udara dengan drone di kawasan industri pangan PT Tiga Pilar Sejahtera Food. Data hasil pemotretan udara diproses menjadi orthophoto bergeoreferensi untuk mendukung penyusunan dokumen AMDAL..
Melaksanakan pemotretan udara menggunakan drone di kawasan industri semen PT Suradi Sejahtera. Data hasil pemotretan diolah menjadi orthophoto bergeoreferensi yang digunakan sebagai dasar analisis spasial dalam dokumen AMDAL.
Mengambil data foto udara menggunakan drone di kawasan industri tekstil PT Samitex. Citra hasil akuisisi diolah menjadi orthophoto bergeoreferensi yang dimanfaatkan sebagai peta dasar penyusunan dokumen AMDAL.
Sebagai Pilot Drone, saya bertanggung jawab untuk mengoperasikan UAV (DJI Mavic 2 Zoom) dalam akuisisi citra udara resolusi tinggi di kawasan pesisir Kabupaten Bantul. Tugas saya mencakup perencanaan jalur terbang, pengambilan data foto udara, serta koordinasi dengan tim survei darat dalam penentuan titik Ground Control Point (GCP). Data hasil pemotretan udara yang saya kumpulkan digunakan untuk pembuatan orthomosaic, Digital Elevation Model (DEM), dan analisis perubahan garis pantai. Kontribusi ini menjadi dasar dalam identifikasi risiko abrasi dan perumusan strategi mitigasi bencana pesisir.
Rendah — Laju abrasi ±2,46 m/tahun
Tinggi — Laju abrasi ±3,2 m/tahun
Sedang – Tinggi — Laju abrasi ±4,2 m/tahun
Rendah — Laju abrasi ±0,9 m/tahun
Melakukan pemetaan morfosedimen di wilayah pesisir Gunung Kidul dan Bantul yang aktif. Pekerjaan meliputi akuisisi foto udara menggunakan Drone Phantom 4 RTK, pengambilan sampel pasir, pengukuran topografi, pengukuran profil melintang pantai untuk mengidentifikasi pola sedimentasi yang mempengaruhi proses abrasi pantai.
Akuisisi data dilakukan pada wilayah pesisir karst di Kabupaten Gunung Kidul yang memiliki kontur tebing curam dan perbedaan elevasi signifikan. Flight planning disusun menggunakan pola grid adaptif pada ketinggian 100–120 meter AGL, dengan konfigurasi front overlap dan side overlap sebesar 75%. Misi terbang dibagi ke beberapa segmen untuk menyesuaikan perubahan elevasi dan menghindari turbulensi angin di sekitar tebing. Data hasil pemotretan kemudian diolah menjadi orthophoto resolusi tinggi dan model elevasi digital (DEM) untuk analisis perubahan morfologi tebing dan identifikasi potensi abrasi vertikal.
Akuisisi data dilaksanakan di kawasan pesisir Kabupaten Bantul yang didominasi area berpasir dan vegetasi pantai dengan kontur relatif landai. Flight planning dirancang menggunakan pola grid lurus pada ketinggian 100–120 meter AGL, dengan pengaturan front overlap dan side overlap sebesar 75% untuk memastikan cakupan area secara merata. Pembagian misi terbang disesuaikan dengan kondisi angin pesisir agar jalur terbang tetap stabil. Data yang terkumpul selanjutnya diolah menjadi orthophoto resolusi tinggi dan model elevasi digital (DEM) untuk monitoring perubahan garis pantai serta pemanfaatan ruang pesisir.
Lokasi: Lampung Utara (PTPN Sektor VII)
Pemetaan Perkebunan Tebu dengan sensor multispektral untuk optimalisasi penggunaan pupuk dan monitoring kesehatan tanaman. Proyek ini menggunakan teknologi drone canggih untuk menganalisis kondisi tanaman tebu secara real-time dan memberikan rekomendasi pengelolaan yang tepat sasaran.
Jalur terbang disusun berbasis grid sesuai blok tanaman dengan pengaturan overlap ideal untuk pemrosesan multispektral. Posisi GCP dimasukkan ke dalam workflow pemetaan guna sinkronisasi koordinat saat orthorektifikasi.
Pilot Drone
Sebelum terbang, dilakukan sinkronisasi antara drone Mavic 3M, controller, dan base station RTK. Kalibrasi IMU, kompas, serta pengecekan kondisi angin dilakukan untuk memastikan penerbangan stabil dan aman di area kebun.
Pilot Drone
Pengukuran titik kontrol tanah (GCP) menggunakan GNSS RTK presisi sentimeter. Titik ini digunakan sebagai acuan geospasial untuk meningkatkan akurasi ortofoto dan model elevasi hasil pemetaan dari drone Mavic 3 Multispectral.
Pilot Drone
Pengambilan citra dilakukan secara otomatis melalui mode mapping. Sensor multispektral (Red, Green, Blue, Red Edge, dan Near Infrared) menghasilkan dataset lengkap untuk analisis kesehatan tanaman seperti NDVI dan NDRE.
Pilot Drone